Produk Arsitektur yang Menghemat Energi “ Skycourt (Taman Gantung) & Cooling Effect/Reflect Pool (Kolam Pantul) “

     Skycourt & Cooling Effect/Reflect Pool merupakan contoh pemanfaatan  strategi dari bangunan pasif yaitu mengambil keuntungan langsung dari alam, khususnya matahari dan angin, untuk mencapai kenyamanan pada sebuah bangunan. Prinsip desain pasif yang utama adalah orientasi tapak bangunan dan penggunaan material yang dapat mengahalau adanya panas berlebih pada bangunan.

  1. Skycourt (Taman Gantung)

     Merupakan strategi pengendalian termal dengan cara pengadaan vegetasi di recessed sun spaces dan trasitional space supaya memperoleh passive cooling dan terbentuknya iklim mikro pada bangunan yang diperlukan untuk system penghawaan alam

Pertimbangan Strategi pada System Skycourt :

     a. Jenis Vegetasinya

     Penggunaan jenis vegetasi yang akan diterapkan pada system ini harus sesuai dengan ruangan yang akan diaplikasikan, sehingga manfaat yang akan didapatkan tepat sasaran.

    b. Teknisnya

     Jika suatu bangunan yang akan menerapkan Skycourt, maka hal yang sangat penting apabila sarana & prasarananya mendukung. Dengan pengoperasian yang sesuai maka, hasil yang akan didapatkan pun sangat membantu bangunan tersebut menjadi bangunan yang hemat energy. Hal itu didukung oleh struktur bangunan yang mampu menahan beban baik dari segi vegetasinya, media tanamnya, dan airnya. Selain itu, penting pula memperhatikan system waterproof, irigasi, dan drainasenya.

 Penerapan pada Bangunannya

” Perkantoran Solaris Fusionopolis oleh Ken Yeang di Singapura “

IMG-20171027-WA0007
Fasade Bangunan
IMG-20171027-WA0003
Sun Shading Louver
IMG-20171027-WA0005
Pengaplikasian Skycourt
IMG-20171027-WA0002
Section

 

  • Solaris merupakan gedung perkantoran dengan 15 lantai yang dahulu digunakan sebagai sarana militer pemerintahan singapura sebelum dialih fungsikan sebagai perkantoran. Terdiri dari 2 tower yang dihubungkan oleh Central Atrium yang telah diberikan penghawaan pasif. Ken Yeang mendesian gedung ini dengan area hijau seluas 8000 m2.
  • Bangunan ini menghemat energy sebanyak 36% dengan meletakkan area hijau mengelilingi seluruh fasade bangunan. Desain Ekologi lainnya yaitu, adanya shaft matahari, ventilasi alami, & atrium besar yang digunakan untuk menangkap matahari, termasuk sun shading louver (menghasilkan bayangan matahari), serta mengumpulkan & mendaur ulang air hujan.
  • Sarana irigasinya terdiri dari pengolahan air hujan berskala besar, dimana air hujan yang dikumpulkan berasal dari perimeter landscape ramp & atap tower kedua. Air ini disimpan pada tangki yang terletak pada rooftop & lantai basement. Jika dijumlahkan, bangunan ini dapat menampung 700m3 air hujan

 

2. Cooling Effect/Reflect Pool (Kolam Pantul)

     Merupakan strategi pengendalian termal melalui teknik pasif (tanpa bantuan alat mekanis) pendinginan udara menggunakan elemen air pada bangunan dan lingkungannya dengan adanya proses penguapan uap air, serta bisa memantulkan obyek yang berada disekitar kolam pada permukaan airnya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang teduh, sejuk, tenang, dan hening pada sebuah bangunan.

     Untuk mencegah terjadinya penghambatan pada hal ini, maka bangunan yang akan diterapkan harus menyediakan ventilasi/sirkulasi udara yang baik. Karena efek dari proses penguapan uap air ini akan menghasilkan kelembapan udara yang bertambah atau meningkat, hal inilah yang akan menimbulkan suasana sejuk.

     Penerapan produk ini tampak dengan adanya kolam renang yang didesain sedemikian efesiennya pada suatau hunian, seperti di area tengah rumah, kamar tidur, dll, kolam ikan pada daerah lansekap, dan juga yang menerapkannya reflect pool pada area atas seperti hiasan atapnya sehingga pada saat malam hari pantulan riak-riak air akan menciptakan ketenangan pada suatu hunian/bangunan. Sehingga akan meminimalisir penggunaan mekanikal yang tidak fungsional, karena sudah diterapkannya penghawaan pasif ini.

Kesimpulan :

     Meskipun dengan pesat perkembangan memunculkan kecanggihan teknologi yang diterapkan pada sebuah bangunan. Hal itu tidak menciutkan penerapan produk arsitektur yang hemat energy dengan adanya berbagai modifikasi strategi. Terwujud salah duanya dari strategi penghawaan pasif oleh Skycourt & Cooling Effect/Reflect Pool yang telah dijabarkan diatas. Meskipun memanfaatkan keadaan alam demi terwujudnya suatu bentuk yang fungsional, keduanya dianggap sebagai modifikasi produk arsitektur yang cukup berhasil penerapannya, namun tidak tertinggal dengan terciptanya keestetikan pada sebuah bangunan yang ditimbulkan.

Sumber :

http://himaartra.petra.ac.id/blog/2014/11/05/solaris-at-fusionopolis-singapore/

https://books.google.co.id/books?id=dRWoCgAAQBAJ&pg=PA35&lpg=PA35&dq=apa+yang+dimaksud+dengan+skycourt&source=bl&ots=Kd6_ipF_ia&sig=QM4n8vdy1aGBeEIY0oVQYhXmA7s&hl=en&sa=X&ved=0ahUKEwjW_9nC8ZXXAhVDL48KHZKbCdQQ6AEIFDAD#v=onepage&q=apa%20yang%dimaksud%20dengan%20skycourt&f=true

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s